Kucing merupakan hewan peliharaan yang hampir banyak dipilih oleh banyak orang. Kucing dinilai sangat lucu dan menggemaskan. Selain lucu dan menggemaskan, kucing juga termasuk hewan yang penurut dan pintar. Kucing yang sehat tentu terlihat dari badannya yang gemuk. Namun, pada kenyataannya menggemukkan kucing bukanlah perkara yang mudah. Sama seperti manusia, kucing juga memiliki berat badan ideal yang harus diperhatikan oleh para pemiliknya. Salah satu yang dapat membuat kucing cepat gemuk dan sehat adalah dengan mengatur porsi makan serta memberikan makanan yang bergizi.
Biasanya, para pemilik menambahkan nasi pada makanannya dengan harapan agar kucing cepat gemuk. Padahal, yang dibutuhkan kucing sebenarnya adalah daging untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Untuk pemberian nasi dengan jumlah yang sedikit bukanlah masalah, namun untuk nasi dalam jumlah banyak jika diberikan kepada kucing, maka mereka tidak bisa mencernanya. Alih-alih gemuk, kucing malah akan mengalami muntah, diare, kembung ataupun obesitas.
Untuk membuat kucing gemuk bukan sekedar menambah porsi makan. Para pemilik harus mencari tahu penyebab berat badan kucing menjadi turun. Setelah mengetahui apa penyebabnya, para pemilik kucing bisa datang ke dokter hewan untuk mencari solusi agar kucing bisa naik berat badan ke badan normal atau ideal.
Table of Contents
Cara menaikkan berat badan kucing
Umumnya, kucing mengalami penurunan berat badan dikarenakan memiliki penyakit tertentu. Setelah dokter memeriksa dan mengobati penyakit yang mendasarinya, biasanya dokter akan memberikan saran khusus untuk kucing berdasarkan usia dan kebutuhan medisnya. Ada beberapa langkah cara kucing cepat gemuk menurut dokter yang biasa direkomendasikan.
Temukan jenis makanan yang disukai kucing
Memberikan makanan kepada kucing bukan sekedar memberikan makan agar dia kenyang. Namun, anda harus memperhatikan gizi dan nutrisinya. Selain itu, hal tak kalah penting adalah anda harus menemukan jenis makanan yang disukai oleh kucing peliharaan anda. kucing memiliki preferensi yang kuat akan rasa, mulai dari jenis makanan yang kering atau kalengan atau makanan dengan tekstur tertentu. Pastikan anda harus paham makanan apa yang disukai kucing, namun tetap perhatikan kandungan gizi dan nutrisinya yang terpenting untukmenujang kucing agar cepat gemuk.
Pastikan makanan sesuai dengan kebutuhan
Kucing merupakan hewan karnivora, oleh karena itu kucing membutuhkan nutrisi penting bagi kesehatannya yakni produk hewani. Umumnya, makanan yang sering digunakan pada kucing adalah makanan kering dibandingkan makanan basah. Hal ini dikarenakan kucing dapat menggunakan 40 persen dari makanan yang mengandung karbohidrat untuk dijadikan sumber energi yang baik. Jadi, anda harus benar-benar memastikan makanan yang dimaan kucing sesuai kebutuhannya.
Menentukan porsi yang tepat untuk kucing
Setelah anda menemukan makanan yang disukai kucing sesuai dengan kebutuhannya, anda perlu menentukan porsi yang tepat. Dalam menaikkan berat badan kucing, anda memerlukan penambahan kalori kurang lebih 20 persen dan perlu menilai kebutuhan metabolisme istirahat kucing. Untuk menentukan porsi yang tepat, anda bisa meminta bantuan kepada dokter hewan untuk memberikan saran yang tepat dalam porsi makan yang baik untuk kucing peliharaan anda.
Beri kucing makan sedikit tapi sering
Kucing tidak bisa makan dalam jumlah yang banyak karna perut kucing hanya sekecil bola pingpong. Anda bisa mencoba memberikan makanan sebanyak satu sendok makan setiap beberapa jam. Jangan memberikan kucing makanan sekaligus banyak, karna dapat membuat kucing menjadi muntah setelah makan. Anda bisa gunakan makanan basah atau kering sesuai dengan yang disukai kucing.
Panaskan makanan basah
Umumnya, kucing akan bernafsu untuk makan ketika mencium bau makanannya. Memanaskan makanan basah kucing merupakan salah satu hal yang bisa anda coba untuk merangsang penciuman kucing agar mau makan. Makanan yang dipanaskan akan lebih menyengat aromanya sehingga kucing lebih tertarik. Untuk memanaskan makanan kucing, taruh makanan basah kucing ke dalam mangkuk tahan panas. Lalu, anda masukkan ke dalam microwave dalam beberapa detik saja. Setelah itu, anda bisa memberikannya ke kucing peliharaan.
Beri camilan di antara waktu makan kucing
Saat kucing sedang makan, anda bisa menawarkan snack yang sesuai dengan kebutuhannya sesekali. Camilan yang sehat bisa membantu menaikkan berat badan kucing. Namun, berikan snack dengan porsi secukupnya. Jangan memberikan kucing snack dalam jumlah yang terlalu banyak, hal ini justru membuat kucing tidak mau makan di waktu makan berikutnya.
Jangan ganggu saat proses makan kucing
Saat kucing sedang makan, kucing lebih suka untuk tidak diganggu. Hal ini dikarenakan kucing merupakan hewan pemburu soliter dan pemakan soliter. Dengan tidak menganggu proses makan kucing, anda akan membuat kucing lebih nyaman dan bahagia. Kucing yang bahagia ditandai dengan nafsu makan yang baik. Oleh sebab itu, biarkan kucing makan sendiri dan menikmati makanannya.
Kesimpulan
Memelihara kucing lebih kompleks dari sekedar memberinya makan dengan porsi kenyang. Anda sebagai pemilik harus paham betul apa saja makanan yang disukai kucing sesuai dengan kebutuhan nutrisi kesehatannya. Dengan pengetahuan ini, anda akan dengan mudah memelihara kucing sampai memiliki badan yang gemuk. Biasanya, jika anda sering membawa kucing anda ke dokter hewan maka dokter akan memberikan viamin atau suplemen untuk merangsang nafsu makan kucing. Atau bisa jadi dokter juga memberikan obat cacing, karna faktor kucing susah gemuk salah satu penyebabnya adalah cacingan. Jika anda ingin kucing anda gemuk dan sehat, pastikan memberikan mkanan yang sehat dan bernutrisi. Dengan begitu, anda bisa melihat perkembangan kucing yang gemuk dan menggemaskan.