Kucing yang tidak mau makan biasanya memiliki penyakit atau dalam kondisi medis tertentu. Namun, hal ini bukan sesuatu masalah besar dan tidak terlalu berbahaya. Bisa juga, kucing tidak mau makan karena sedang menjadi picky eater atau tidak suka dengan makanan yang diberikan. Namun, hal yang perlu anda waspadai adalah ketika kucing tidak mau makan selama kurun waktu 2 hari, meskipun anda sudah memberikan camilan yang ia sukai.

Penyebab kucing tidak mau makan

Nafsu makan kucing itu naik turun, bisa jadi hari ini tidak mau makan besoknya sudah mau makan. Hal paling sering terjadi ketika kucing tidak mau makan adalah sedang mengalam kondisi medis atau penyakit tertentu sehingga kucing kehilangan nafsu makannya. Ada beberapa faktor lainnya kenapa kucing tidak mau makan.

Tidak menyukai makanan yang diberikan

Sejak awal, kucing memiliki makanan sendiri yang anda berikan dan itu sudah menjadi rasa yang biasa dia makan. Jika anda mengganti makanannya secara tiba-tiba, kucing akan mencium dan mengetahui bahwa itu bukan makanan yang biasa dia makan. Sehingga, kucing tidak mau makan makanan pengganti yang anda berikan.

Selain itu, kucing yang tidak mau makan juga terjadi karena ia bosan dengan makanannya. Anda bisa mulai membiasakan memberikan makanan yang selang-seling dengan berbagai macam rasa sehingga kucing mau makan kembali.

Mengalami gangguan kesehatan tertentu

Penurunan nafsu makan menjadi salah satu indikator bahwa ada yang tidak beres terhadap tubuh kucing. Jika kucing tidak mau makan meskipun anda sudah mencoba memberikan camilan yang dia sukai, artinya kucing sedang mengalami gangguan kesehatan tertentu. Salah satunya gangguan pernapasan.

Gangguan pernapasan membuat kucing sesak nafas dan sulit untuk menggunakan penciumannya. Selain pernapasan, gangguan kesehatan lainnya juga bisa memicu kucing tidak mau makan misalnya gangguan pencernaan, sakit gigi, gagal ginjal, adanya infeksi, masalah usus, pankreatitis hingga kanker.

Akibat vaksinasi

Vaksinasi dilakukan adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan kucing. Namun, adakalanya vaksinasi juga menimbulkan efek samping pada sebagian kucing. Salah satu efek sampingnya yakni tidak mau makan. Hal ini terjadi karena reaksi negatif pada tubuh kucing terhadap suntikan vaksinasinya. Namun, anda tidak perlu khawatir karna efek samping akibat vaksinasi hanya bersifat sementara dan tidak berbahaya bagi tubuh kucing.

Menelan Hair Ball

Kucing memiliki kebiasaan menjilati bulunya sendiri atau kucing lain untuk membersihkan tubuh. Secara tidak langsung, hal ini menyebabkan bulu kucing masuk ke dalam perut kucing secara tidak sengaja. Bulu yang masuk ke dalam perut akan menumpuk dan membentuk bola yang sering disebut hair ball.

Tumpukan hair ball ini membuat perut kucing terasa begah dan penuh sehingga enggan untuk menelan makanan lagi. Biasanya, kondisi ini membuat kucing tidak akan mau makan dan bisa menyebabkan muntah. Namun, ketika hair ball sudah dimuntahkan atau dikeluarkan melalui BAB, nafsu makan kucing akan kembali stabil. Selain hairball, kucing yang tidak mau makan karena menelan benda asing seperti mainan, bola, kapas, ataupun tisu.

Stress atau adanya masalah kesehatan mental

Seperti layaknya manusia, kucing beradaptasi dan menjalani hidup berdasarkan kebiasaan. Kebiasaan yang berubah akan memicu kucing menjadi stress dan kehilangan nafsu makan. Perubahan seperti perubahan rutinitas, perpindahan tempat yang baru atau perjalanan jauh dapat menimbulkan stress pada kucing. Kucing membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan atau kebiasaan barunya.

Hal lain yang dapat memicu kucing menjadi stress adalah karena adanya suara keras, suasana yang bising, hadirnya hewan peliharaa baru, ditinggal pergi pemilik atau habis dimarahi, hingga adanya perubahan lingkungan yang membuat ia tidak nyaman. Ketika kucing mengalami stress, ia akan terlihat menyendiri dan bersikap tidak seperti biasanya, salah satunya adalah kehilangan nafsu untuk makan.

 

Apa yang harus dilakukan ketika kucing susah makan?

Salah satu hal paling tepat ketika kucing tidak mau makan adalah membawanya ke dokter hewan. Hal ini untuk mengetahui alasan kucing tidak mau makan. Jika kucing tidak mau makan karena gangguan kesehatan, Dokter akan melakukan beberapa hal untuk mengatasinya Seperti memberikan perubahan jenis makanan dan perubahan jadwal makan kucing, meresepkan obat penambah nafsu makan hingga merekomendasikan makanan cair menggunakan jarum suntik.

Jika gangguan kesehatan bukan penyebab kucing tidak mau makan, artinya bisa jadi kucing bosan dengan makanannya. Anda bisa mulai ganti makanan kucing namun tetap di selang-seling dengan makanan yag biasa dia makan. Hal ini dikarenakan kucing sangat sensitif dengan adanya  perubahan. Anda bisa memberikan makanan kaleng seperti tuna atau ayam. Pasalnya, makanan kaleng dengan berbagai macam rasa dapat memicu dan menjadi stimulan kucing untuk mau makan. Namun, jangan memberikan makanan kaleng secara berlebihan kepada kucing karena itu akan membahayakan kesehatan kucing. Alih-alih menambah nafsu makan, kucing malah memiliki masalah baru terhadap kesehatan lainnya.

 

Kapan anak kucing bisa makan?

Ketika kucing tidak mau makan, maka kandungan asi pada kucing semakin berkurang. Hal ini bisa menimbulkan masalah pada anak kucing sehingga induk dan anak kucing sama-sama mengalami masalah kesehatan. Meskipun nafsu makan kucing berkurang bukan sesuatu hal yang berbahaya, namun ketika kucing memiliki anak maka akan membahayakan anak kucingnya. Apalagi jika anak kucing baru lahir, maka ia membutuhkan perawatan khusus dan membutuhkan asi eksklusif dari induknya.

Namun, tidak jarang anda menemukan anak kucing terlantar di jalan dan tidak memiliki induk kucing. Tak heran banyak orang yang mengdopsi kucing yang terlantar di jalan karena merasa kasihan. Anak kucing yang terlantar lalu anda adopsi bukan berarti bisa langsung dikasih makan. Ada waktu dan cara untuk memberikan makan pada anak kucing.

Anak kucing tumbuh 15 kali lebih cepat dibandingkan bayi manusia. Meskipun begitu, ukuran perutnya hanya sebesar ibu jari saja, sehingga anda tidak boleh memberikan makanan yang terlalu banyak. Berkaitan dengan hal tersebut, anda bisa memberikan anak kucing sesuai dengan usianya.

  • Usia 6-12 minggu, sebaiknya memberikan makanan 4 kali sehari
  • Usia 12 minggu ke atas, sebaiknya memberikan makan sebanyak 3 x sehari
  • Usia 6 bulan, anda bisa memberikan makan sebanyak 2 x sehari.

 

Kesimpulan

Memelihara kucing memanglah tidak mudah dan juga tidak sulit asalkan anda tahu mengenal kucing itu sendiri. Ketika kucing kehilangan nafsu makan, usahakan anda mencari tahu alasannya terlebih dahulu agar bisa memberikan solusi untuk membuat kucing bernafsu makan kembali. Pastikan kucing tetap mendapatkan asupan makanan yang bergizi agar kucing menjadi lebih sehat dan aktif kembali.